Panduan teka-teki
Cara menyelesaikan Pencakar Langit
Di Pencakar Langit kamu membangun kota kecil. Setiap baris dan kolom berisi gedung dengan tinggi berbeda, dan angka di tepi memberi tahu berapa banyak yang terlihat dari sana, karena gedung tinggi menutupi yang lebih rendah. Begini cara membaca angka-angka itu.
Aturan
- Taruh sebuah gedung di setiap kotak. Tingginya dari 1 sampai jumlah kotak dalam satu baris.
- Setiap tinggi muncul satu kali di tiap baris dan satu kali di tiap kolom.
- Angka di tepi memberi tahu berapa gedung yang terlihat dari sana. Gedung tinggi menutupi gedung yang lebih rendah di belakangnya.
- Tidak setiap baris atau kolom punya angka di setiap sisinya. Angka yang tidak ada tidak memberi tahu apa-apa.
Teka-teki yang sudah selesai
Langkah pertamamu
- Temukan setiap 1 di tepi: gedung tertinggi berdiri tepat di sebelahnya.
- Temukan setiap angka tepi yang sama dengan ukuran teka-teki: baris atau kolom itu naik 1, 2, 3, 4 … menjauhi angka tersebut.
- Di samping angka tepi yang besar, kotak-kotak pertama hanya bisa berisi gedung rendah. Tulis batas itu sebagai catatan.
- Lalu isi baris dan kolom seperti Sudoku: setiap tinggi satu kali.
Teknik, selangkah demi selangkah
Angka tepi 1, dan angka tepi 4
Angka 1 berarti kamu hanya melihat satu gedung. Itu hanya mungkin kalau gedung tertinggi berdiri tepat di depan angka itu dan menutupi semua yang lain. Jadi kotak pertama berisi tinggi terbesar, di sini 4. Angka di seberangnya, yang sama dengan ukuran teka-teki, berarti kamu melihat setiap gedung. Itu hanya mungkin kalau gedung naik satu demi satu: 1, 2, 3, 4.
Gedung rendah di dekat angka tepi besar
Angka tepi 3 pada baris empat kotak berarti kamu harus melihat tiga gedung. Kalau kotak pertama 4, kamu hanya melihat satu; kalau 3, paling banyak dua. Jadi kotak pertama adalah 1 atau 2, dan kotak kedua paling tinggi 3. Aturan praktisnya: makin besar angka tepi, makin rendah gedung di dekatnya.
Hanya satu tempat untuk sebuah tinggi
Di mana 4 diletakkan di baris atas? Bukan di kotak pertama: angka tepi 2 berarti terlihat dua gedung, dan angka 4 di depan akan menutupi semuanya. Bukan di kotak kedua atau ketiga, karena kolomnya sudah punya 4. Tinggal kotak terakhir. Bertanya di mana sebuah tinggi bisa berada sering lebih cepat daripada bertanya apa isi sebuah kotak.
Hitung gedungnya
Angka tepi 2 di atas kolom kanan harus melihat tepat dua gedung. Angka 3 di bawah sudah ada, jadi dua kotak atas berisi 1 dan 2. Coba keduanya: 1, 2, 3 menampakkan tiga gedung, terlalu banyak. 2, 1, 3 menampakkan dua: angka 2, dan angka 3 di belakangnya. Jadi kotak teratas adalah 2. Di papan yang lebih besar kamu melakukan hal yang sama: tulis beberapa cara sebuah baris masih bisa terisi, dan pertahankan yang cocok dengan angka tepi.
Dua angka tepi sekaligus
Baris ini punya angka 2 di kedua sisinya. Kalau 4 berdiri di salah satu ujung, dari sisi itu kamu hanya melihat satu gedung itu, bukan dua. Jadi 4 berada di salah satu dari dua kotak tengah, dan tak ada ujung yang bisa berisi 4. Dua angka pada baris atau kolom yang sama bekerja bersama, dan sering menyisakan hanya satu cara mengisi baris itu.
Kesalahan yang umum
- Menghitung gedung yang tersembunyi. Kamu hanya melihat sebuah gedung kalau ia lebih tinggi dari setiap gedung di depannya. 2 1 3 menampakkan dua gedung, bukan tiga.
- Membaca angka tepi dari sisi yang salah. Angka tepi menghitung dari sisinya sendiri, memandang ke dalam kisi. Baris yang sama bisa menampakkan 1 dari kiri dan 4 dari kanan.
- Mengulang tinggi. Seperti di Sudoku, setiap tinggi dipakai satu kali per baris dan satu kali per kolom.
- Memercayai papan tanpa peringatan. Aplikasi hanya memeriksa sebuah baris kalau sudah selesai, jadi papan kosong pun tanpa peringatan. Teruskan sampai setiap kotak punya gedung.
Tanya jawab
Siap bermain?
Mulailah dari angka 1 dan angka tepi besar, jaga gedung rendah di dekat angka besar, dan hitung apa yang terlihat dari tiap angka tepi. Begitulah setiap kota dibangun.